Langsung ke konten utama

Kampanye ‘Ingat Pesan Ibu’ di Masa Pandemi Covid-19

Kampanye ‘Ingat Pesan Ibu’ di Masa Pandemi Covid-19 

Oleh : Yosephine Clarisa Tasya

 Pada Era Digital saat ini perkembangan pada teknologi infomasi dan komunikasi telah berkembang begitu cepat. Pemanfaatan teknologi ini menjadi telah menjadi salah satu solusi untuk memecahkan masalah di berbagai bidang. Kemunculan teknologi ini dimanfaatkan pada bidang kesehatan untuk berbagai hal seperti menyebarkan informasi kesehatan, meningkatkan layanan kesehatan, pengobatan jarak jauh, alat-alat kesehatan, dan meluncurkan aplikasi kesehatan. Pada era seperti sekarang masyarakat telah menjadi akrab dengan teknologi sehingga layanan kesehatan menjadi lebih efektif dan efisien. Namun semenjak pandemi Covid-19, keadaan telah banyak mengalami perubahan. Untuk menanggapi keadaan pademi saat ini berbagai elemen seperti pemerintah, tenaga kesehatan, Satuan Gugus Tugas Covid-19, dan masih banyak lagi saling bahu membahu untuk terus menekan angka kasus Covid-19. Teknologi informasi dan komunikasi sangatlah penting untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tentunya dalam menyampaikan sebuah pesan kesehatan diperluhkan strategi komunikasi yang tepat agar nantinya tujuannya dapat tercapai.

 Dalam komunikasi kesehatan diperkenalkan salah satu teori yaitu Reinforcement Theory yang membahas mengenai perubahan sikap audiens yang akan dihasilkan dari penguatan atensi, kelengkapan pesan, dan keberterimaan audiens. Dalam hal ini, Satuan Gugus Tugas Covid-19 memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai strategi komunikasi untuk menyebarkan kampanye ‘Ingat Pesan Ibu’ bersama Padi Reborn. Kampanye ini tentunya diharapkan dapat menjadi sarana penyebaran informasi dan pengingat kepada masyarakat Indonesia. Karena adanya pembatasan sosial masyarakat, kampanye dilakukan pada media massa seperti media konvensional seperti televisi dan media sosial seperti Youtube. Kampanye tersebut memiliki atensi yang sangat kuat dikarenakan pesan disampaikan dalam bentuk lagu yang dinyanyikan sehingga kampanye tersebut menarik perhatian masyarakat. Selain itu, penggunaan Padi Reborn sebagai Key Opinion Leader (KOL) ini dapat semakin menarik masyarakat dikarenakan mereka merupakan public figure. Sesuai dengan keadaan masa pandemic Covid-19, pesan dalam video tersebut mengenai gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang sangat jelas pada lirik lagu tersebut. Kampanye tersebut disampaikan kepada masyarakat Indonesia yang memiliki berbagai macam latar belakang sehingga kampanye ini mengambil tokoh yaitu ibu dikarenakan ibu selalu memberikan pesan kepada anaknya dan diharapkan masyarakat juga patuh akan protokol kesehatan yang telah diterapkan.

 Kesehatan telah menjadi hal yang sangat penting pada masa pandemic Covid-19 ini. Situasi pandemi ini telah menjadi permasalahan bersama yang harus segera diselesaikan. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Dengan menentukan strategi komunikasi yang tepat, pesan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah bersama Satuan Gugus Covid-19 menyampaikan pesan Gerakan 3M melalui kampanye ‘Ingat Pesan Ibu’ bersama Padi Reborn agar seluruh masyarakat dapat menyadari dan mengingat pentingnya melakukan Gerakan 3M sebagai upaya pencengahan Covid-19. Mari bersama lindungi anda dan keluarga dari virus corona. 


Referensi : https://www.beritasatu.com/kesehatan/682703/lewat-pesan-ibu-padi-reborn-putusrantai-covid1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi dan Pemikiran Stuart Hall

Biografi Nama Lengkap   : Stuart McPhail Hall Tempat, tanggal lahir    : Jamaika, 3 Februari 1932 Wafat   : London, Inggris 10 Februari 2014 Pendidikan : Master of Arts Universitas Oxford Bidang    : Kajian Budaya, Sosiologi Pendiri                  : 1. aliran Kajian Budaya Inggris atau Aliran Kajian Budaya Birmingham bersama Richard Hoggart dan Raymond Williams                                2. Pendiri Invia (Institut Seni Visual Internasional                               3. Pendiri organisasi Autograph ABP (Asosisasi Fotografer Kulit Hitam) Karya                    : 1950 – Mendirikan New Left Rev...

Intip Konten-Konten Beauty Influencer, Jharna Bhagwani Kuy!

Sumber : Suara.com Jharna Bhagwani merupakan salah satu beauty influencer yang pada tahun 2020 viral karena karyanya yaitu Lathi Challenge.   Dalam video Lathi Challenge, Jharna mengubah rupanya yang semula gadis angun berbalutkan busana adat Jawa dan berubah menjadi sosok yang menyeramkan dengan menggunakan backsound lagu Lathi karya Weird Genius dan Sara Fajira. Lathi Challenge ini telah diikuti oleh banyak orang hingga sampai ke luar negeri. Berkat karyanya yang viral tersebut Jharna juga bertemu langsung dengan Sara Fajira yang seorang penyanyi lagu Lathi dan membuat konten bersama pada kanal Youtube -nya. Jharna Bhagwani ini masih berusia 18 tahun dan telah menyukai dunia kecantikan sejak masih kecil. Gadis cantik ini belajar make up secara otodidak dan terus mengeksplor kemampuannya dalam dunia kecantikan. Berkat kemampuan yang dimilikinya sekarang ia telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti endorsement produk make up dan kecantikan. Jharna Bhagwani ini memil...